Seminar Motivasi SDM, Seminar Motivasi Perusahaan, Seminar Motivasi Korporat
Di seminar motivasi, saya sering mengajak peserta untuk memiliki kehidupan yang lebih lapang dan lebih tenang. Ternyata ada rahasianya. Anda mau tahu salah satu rahasianya?
Begini. Sebelum Anda membaca tulisan ini, baiknya tarik nafas panjang dulu. Sudah?
Kalau sudah, boleh dilanjutkan.
Ketika kita masih kecil, misalnya sakit, tahukah kita ternyata orangtua berdoa, “Ya Allah, sembuhkan anakku. Pindahkan saja sakitnya padaku.” Jelas, doa ini tidak terlalu tepat. Kalau berharap sembuh, yah sembuh saja. Tak perlu berharap sakit yang berpindah segala. Namun itu menunjukkan rasa sayang dan pengorbanan orangtua kepada anaknya.
Kini, kita sudah dewasa dan misalnya orangtua sakit, seperti apa doa dan perhatian kita kepada mereka? Pastilah tidak setara dengan doa dan perhatian mereka dulu. Betul apa betul?
Bahkan sekarang pun, ketika kita sudah dewasa, sudah mandiri, dan sudah sukses, rupa-rupanya hampir semua doa yang orangtua ucapkan adalah untuk kita, anak-anaknya! Hanya sedikit saja doa yang mereka ucapkan untuk diri mereka sendiri!
Mari tingkatkan bakti kita kepada orangtua. Dengan doa. Dengan perhatian. Dengan nafkah. Dengan waktu. Dengan apa saja. Menariknya, mereka yang rajin dan rutin berbakti, diberikan kehidupan yang lebih lapang dan lebih tenang. Urusan-urusan di kantor pun jadi lebih gampang.
Buktikan saja. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Tampilkan postingan dengan label Seminar Motivasi Pegawai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seminar Motivasi Pegawai. Tampilkan semua postingan
Selasa, 30 Agustus 2016
Seminar Motivasi SDM, Seminar Motivasi Perusahaan, Seminar Motivasi Korporat
Seminar Motivasi Karyawan, Seminar Motivasi Pegawai, Seminar Motivasi SDM
Seminar Motivasi Karyawan, Seminar Motivasi Pegawai, Seminar Motivasi SDM
Orang yang dominan otak kirinya akan berpikir panjang untuk sedekah. Mikir ini-itu. Setelah sedekah pun, kepikiran. Hehehe.
Ternyata ada satu hikmah tersirat dari sedekah terkait dengan otak kanan. Apa itu? Begini:
- Sedekah berasal dari kata shodaqoh.
- Shodaqoh artinya benar.
- Benar, Bahasa Inggris-nya adalah right.
- Makna lain dari right adalah kanan.
- Kalaulah boleh dikait-kaitkan, maka sedekah itu otak kanan. Hehehe, maksa!
Hikmahnya, sedekah akan lebih mudah untuk dilakukan dengan pendekatan otak kanan. Nggak terlalu mikir.
Barangkali Anda mengerutkan kening pertanda kurang setuju, tapi pada kenyataannya yah seperti itu. Hehehe.
Setuju apa nggak, yang penting Anda tetap sedekah. Ocre? Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Orang yang dominan otak kirinya akan berpikir panjang untuk sedekah. Mikir ini-itu. Setelah sedekah pun, kepikiran. Hehehe.
Ternyata ada satu hikmah tersirat dari sedekah terkait dengan otak kanan. Apa itu? Begini:
- Sedekah berasal dari kata shodaqoh.
- Shodaqoh artinya benar.
- Benar, Bahasa Inggris-nya adalah right.
- Makna lain dari right adalah kanan.
- Kalaulah boleh dikait-kaitkan, maka sedekah itu otak kanan. Hehehe, maksa!
Hikmahnya, sedekah akan lebih mudah untuk dilakukan dengan pendekatan otak kanan. Nggak terlalu mikir.
Barangkali Anda mengerutkan kening pertanda kurang setuju, tapi pada kenyataannya yah seperti itu. Hehehe.
Setuju apa nggak, yang penting Anda tetap sedekah. Ocre? Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Seminar motivasi Kerja, Seminar Motivasi Karyawan, Seminar Motivasi Perusahaan
Seminar motivasi Kerja, Seminar Motivasi Karyawan, Seminar Motivasi Perusahaan
Setiap orang memiliki wawasan dan pemahaman yang berbeda. Di sebuah seminar motivasi, seorang peserta bertanya, "Perlukah bisnis dikait-kaitkan dengan agama?" Sebagai motivator, saya berusaha menjawab.
Setiap orang memiliki wawasan dan pemahaman yang berbeda. Di sebuah seminar motivasi, seorang peserta bertanya, "Perlukah bisnis dikait-kaitkan dengan agama?" Sebagai motivator, saya berusaha menjawab.
Ada pula yang nyerocos, “Ini urusan bisnis, Mas. Ini urusan politik, Bung. Jangan bawa-bawa agama deh.” Nih orang, mulut dan akalnya sama-sama konslet, hehehe. Justru dalam segala aspek, yah agama mesti dibawa serta. Be spiritual!
Dalam hidup ini, tak ada satupun aspek yang terlepas dari tinjauan dan fatwa agama. Termasuk hubungan intim suami-istri sekalipun. Kebayang kalau jalanin bisnis dan politik tanpa mengindahkan rambu-rambu agama?
Wong sudah diwanti-wanti sama agama saja, kadang kita masih ngawur dan ngelantur! Apalagi kalau nggak ‘bawa-bawa agama’. Apa pendapat Anda?
Untuk mengundang Ippho Santosa sebagai motivator dalam seminar motivasi diri, seminar motivasi kerja, atau training motivasi diri, silakan SMS 0812-704-9090.
Untuk mengundang Ippho Santosa sebagai motivator dalam seminar motivasi diri, seminar motivasi kerja, atau training motivasi diri, silakan SMS 0812-704-9090.
Langganan:
Postingan (Atom)


